Saturday, January 23, 2010

Earth [2007]

Film dokumenter ini berkisah tentang kehidupan hewan liar di muka bumi yang berusaha bertahan hidup ditengah keadaan dimana bumi mulai tidak bersahabat. Tiga keluarga hewan: beruang kutub, gajah afrika dan ikan paus berusaha mencari sumber makanan yang semakin hari semakin berkurang akibat dari pemanasan global. Migrasi pun dilakukan, namun perjalanan mereka mencari sumber makanan baru tidaklah mudah.

Keindahan alam dan kisah yang mengagumkan dalam film ini, membuat saya tertarik untuk menerjemahkannya, setelah menonton film dokumenter ini di salah satu stasiun TV swasta.

Download Subtitle Indonesia : Earth.BDRip-Fragment

Wednesday, January 20, 2010

2012 [2009]

Dalam kalender bangsa Maya secara tidak langsung tersirat bahwa kehidupan di dunia ini akan musnah di akhir tahun 2012. Pada saat itu, dunia akan dilanda bencana besar dan kekacauan terjadi di mana-mana yang mengakibatkan musnahnya ras manusia. Jackson Curtis (John Cusack) hanyalah satu dari penghuni bumi yang awalnya tidak terlalu meyakini ramalan ini.

Suatu ketika terjadi peristiwa mengerikan di Guatemala. Ratusan orang memutuskan bunuh diri karena meyakini ramalan kuno bangsa Maya ini memang benar. IHC (Institute for Human Continuity), sebuah organisasi rahasia yang telah lama menyelidiki ramalan ini akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa apa yang diprediksikan ratusan tahun yang lalu itu benar. Yakin bahwa pasti ada 'jalan keluar' dari malapetaka ini, IHC lantas membangun sebuah kapal besar tepat di bawah gunung Himalaya.

Rencananya, mereka akan mengulang peristiwa zaman nabi Nuh dan berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin orang agar ras manusia tidak punah setelah bencana besar ini. Di luar perkiraan, pergeseran lempeng bumi ternyata terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan para ilmuwan di IHC. Dalam sekejap Los Angeles musnah sementara Afrika Utara dan Italia juga tak luput dari bencana

Kini, nasib umat manusia berada di tangan IHC. Jackson Curtis bersama Kate (Amanda Peet), mantan istrinya, dan dua anak mereka, Noah (Liam James) dan Lilly (Morgan Lily) harus berlomba dengan waktu untuk bisa sampai ke kaki Himalaya atau mereka akan jadi korban bencana besar ini.

Download Film : IDWS-BDRip.iMBT CD1, IDWS-BDRip.iMBT CD2
Subtitle Indonesia : BDRip.iMBT, DVDRip.aXXo, Blueray.Wiki/BRRip-Santi

Saturday, January 16, 2010

The Stepfathers [2009]

Sepulang dari sekolah militer, Michael Harding (Penn Badgley) tak menyangka akan menemukan penghuni baru di rumahnya. Selama Michael tak di rumah, Susan (Sela Ward), ibu Michael, ternyata menjalin hubungan asmara dengan seorang pria bernama David Harris (Dylan Walsh) yang baru saja dikenalnya.

Ternyata hubungan Susan dan David sudah cukup jauh dan David kini ikut tinggal bersama Susan. Awalnya Michael tak terlalu peduli meski di sisi lain ia juga sempat merasa curiga. Lambat laun, kecurigaan Michael ini pun makin bertambah. Michael yakin pasti ada sesuatu di balik kebaikan David selama ini dan Michael bertekad untuk mencari tahu meski ia sadar bahwa itu tak akan membuat ibunya senang.

Dengan bantuan Kelly (Amber Heard), kekasihnya, Michael mulai mencari tahu latar belakang pria misterius bernama David ini. Michael hanya ingin memastikan bahwa tak ada rencana tersembunyi dari David yang berencana menikahi ibunya ini. Celakanya, di saat yang sama, David ternyata juga punya rencana sendiri yang sudah mulai ia jalankan. Kini Michael dan Kelly harus bekerja cepat atau mereka akan terlambat. (kapanlagi.com)

Download Film : IDWS-DVDRip-Arrow
Download Subtitle Indonesia : DVDRip-Arrow

Friday, January 15, 2010

View From The Top [2003]

Donna Jensen yang melewati masa remaja di sebuah kota kecil, bercita-cita ingin hidup di kota besar. Keinginan itu terwujud setelah ia dan dua kawannya, Christine dan Sherry, diterima bekerja sebagai pramugari sebuah maskapai penerbangan lokal yang melayani rute antar kota. Tak puas dengan jangkauan yang dicapainya, Donna kemudian mengajak dua temannya itu melamar ke maskapai penerbangan Royalty Airlines, dengan harapan bisa melihat kota-kota besar dunia.

Di maskapai besar ini, Donna bertemu dengan Sally Weston, pramugari senior yang telah menulis buku tentang pengalamannya, dan menjadi tokoh idola Donna. Sally selalu menanamkan semangat agar Donna mencapai impiannya, terbang ke kota besar dunia, dan melayani penumpang first class. Setelah lulus tes yang berat dari instruktur John Whitney, Donna yang yakin akan kecerdasannya malah ditugasi untuk terbang ke kota kecil, sementara temannya, Sherry, menerbangi rute internasional.


Di kota kecil itu Donna berkenalan dengan Ted, kandidat pengacara, dan keluarga besarnya yang ramah. Tapi hati Donna tidak puas, ia ingin terbang melihat kota-kota besar di seluruh dunia. Setelah ikut dalam tes ulang, impian Donna terwujud; semua kota besar di dunia telah diterbanginya. Tapi ia merasa kesepian dan jatuh cinta pada Ted dan keluarganya. Apakah Donna akan terus terbang keliling dunia namun selalu kesepian, atau kembali melayani penumpang di jalur yang dekat dengan kota tempat tinggal pemuda yang dicintainya.

Peran Donna dipercayakan oleh sutradara Bruno Barreto kepada Gwyneth Paltrow , aktris terbaik peraih Oscar dari film Shakespeare In Love. Dalam film View From The Top ini, Paltrow bertemu dengan Candice Bergen, pemeran pramugari senior yang jadi idolanya; dan Mike Myers, komedian yang berperan sebagai instruktur penerbangan yang eksentrik. Pemeran pramugari lainnya adalah Christina Applegate dan Kelly Preston. (21cineplex.com)

Download Film : IDWS-DVDRip
Download Subtitle Indonesia : DVDRip

Wednesday, January 13, 2010

Sorority Row [2009]

Cassidy (Briana Evigan), Jessica (Leah Pipes), Claire (Jamie Chung), Ellie (Rumer Willis) dan Megan (Audrina Patridge) adalah lima orang anggota organisasi di kampus mereka. Sebelum menjadi anggota mereka telah bersumpah untuk saling mempercayai dan saling melindungi apa pun yang terjadi. Sumpah yang akan harus mereka buktikan ketika salah satu menjadi korban pembunuhan.

Suatu ketika, pacar Megan berselingkuh dan keempat sahabat karib Megan ini berusaha membalas sakit hati Megan dengan sebuah rencana gila. Megan akan berpura-pura mati untuk menakut-nakuti pacarnya yang berkhianat. Celakanya, karena satu kesalahan, Megan akhirnya malah benar-benar mati. Takut masa depan mereka hancur, Cassidy, Jessica, Claire, dan Ellie kemudian menyembunyikan mayat Megan dan berpura-pura hal itu tak pernah terjadi.

Rencana berjalan mulus sampai saat wisuda datang. Di hari bahagia itu keempat sahabat itu berencana merayakan hari bersejarah itu dengan menggelar sebuah pesta. Di saat semua menganggap semuanya berjalan lancar, tiba-tiba saja muncul video yang diambil pada saat kematian Megan dan satu per satu anggota organisasi mati dengan cara tragis.

Sebenarnya untuk menggambarkan alur cerita film remake dari film berjudul THE HOUSE ON SORORITY ROW ini tak diperlukan terlalu banyak kata. Beberapa kalimat pendek saja sudah mampu menggambarkan film berdurasi 101 menit ini dengan jelas. Akhirnya, yang ada adalah deretan adegan yang sebenarnya hanya acara memperpanjang durasi film agar bisa disebut sebuah film full feature.

Alur yang diikuti pun bisa dibilang generik. Artinya, film-film lain termasuk PROM NIGHT juga mengikuti alur yang kurang lebih sama. Akhirnya yang ditawarkan hanyalah sederet adegan yang konon dibuat untuk membuat suasana jadi mencekam walaupun tidak semua adegan akhirnya bisa mencapai efek yang diinginkan. Tak bisa disalahkan karena film thriller seperti ini memang sudah terlalu banyak.

Untuk sebuah tontonan yang tak terlalu menuntut pemikiran, SORORITY ROW ini memang tak terlalu buruk. Artinya Anda bisa duduk dengan santai tanpa terbebani apa pun hingga film berakhir sementara di tengah-tengah antara awal dan akhir film Anda bisa menikmati adegan berdarah, wanita tanpa busana dan humor kasar yang kadang tidak lucu. Tepat untuk konsumsi saat Anda jenuh dengan aktivitas sehari-hari yang membuat Anda lelah.

Download Film : IDWS-DVDRip-ALLiANCE
Download Subtitles Indonesia : DVDRip-Noir, DVDRip-ALLiANCE

Friday, January 8, 2010

Kill Bill Vol.1 [2003]

Sang Pengantin (Thurman), seorang pembunuh bayaran yang pensiun dan sedang mengandung ingin memulai hidup baru. Ketika latihan upacara pernikahan, sang boss Bill (Carradine) beserta anggota Deadly Assassin Vipernya mengacaukan segalanya. Membunuh semua orang pada gereja itu kecuali satu, Sang Pengantin yang ternyata koma. Setelah empat tahun berlalu dan tersadar bahwa dirinya telah kehilangan anakya, Sang Pengantin memburu lima orang yang sudah menghancurkan masa lalu dan anaknya.

“Revenge is a cold dish served best” jelas-jelas tidak baik digunakan sebagai panutan hidup. Bahkan Sang Pengantin sempat diperingati oleh sang pembuat pedang asal Okinawa, Hattori Hanzo (Sonny Chiba) bahwa balas dendam bisa membuat orang tersesat. Namun karisma Hanzo kalah besar dengan dendam yang disimpan Sang Pengantin. Selain itu Hanzo juga berani berkata Tuhan akan terpotong dengan pedangnya. Sungguh aneh pemikiran Tarantino saat menulis naskah film ini. Sekali lagi mohon hal tersebut jangan dipersoalkan.

Balas dendam merupakan tema utama dalam film ini. Seperti tema film kelas B lainnya, wanita yang menuntut balas serta pertarungan samurai mewarnai film ini. Mungkin sebagai penghormatan Tarantino terhadap film-film silat jabot era Shaw Brothers. Termasuk musik pengiring yang tiba-tiba berhenti. Bahkan logo Shaw Brothers digunakan sebagai pembuka film sendiri. Tarantino juga memberikan refrensi film-film cult. Seperti pada tokoh Oren-Ishii, yang sudah jelas berdasarkan tokoh utama Lady Snowblood yang diperankan Meiko Kaji (Tarantino juga memasukkan lagu jepang The Flower of Carnage yang dinyanyikan Meiko Kaji sendiri sebagai soundtrack), dan nama Yakuza mungkin diambil dari film Reiko Ike, Female Yakuza Tale. Lantas ide wanita bermata satu Elle Driver mungkin juga diambil dari tokoh utama film balas dendam favorit Tarantino, Thriller-They Call Her One Eye. Tak lupa ada blaxploitation dalam film ini.

Hal gila lainnya adalah pada sequence pertarungan di rumah Blue Leaves. Sang Pengantin dengan kostum yang diambil dari film terakhir Bruce Lee, Game of Death, membasmi setiap orang yang menghalangi misinya membunuh Oren-Ishii (Lucy Liu), seorang wanita campuran Cina-Amerika dan Jepang yang menjabat menjadi pimpinan mafia, sebagai nama pertama dalam daftar matinya. Terlibat pertarungan berdarah antara satu orang dengan satu orang—yaitu sang gadis murahan Gogo Yubari (Chiaki Kuriyama) yang membawa senjata super mematikannya—, serta satu orang dengan orang banyak—ketika Sang Pengantin dikeroyok pasukan pribadi Oren yang bertuksedo, memanggil mereka sendiri dengan nama Crazy 88 dengan pimpinan ksatria botak Johnny Mo (Gordon Liu). Itu seperti film-film Bruce Lee dimana disetiap penampilannya, tidak pernah absent dua atraksi seperti yang telah disebutkan di atas. Dan diakhiri dengan duel indah Sang Pengantin dan Oren-Ishii yang diselimuti salju berguguran. (erdiawanfilmreviewsdatabase.blogspot.com)

Download Film : IDWS-Flawl3ss, IDWS-Keltz
Download Subtitles Indonesia : DVDRip-Flawl3ss, DVDRip-Keltz

Thursday, January 7, 2010

Kill Bill Vol. 2 [2004]

Dalam "KILL BILL: VOL. 2," Quentin Tarantino mengubah tempo permainannya—demikian pula Bride (Uma Thurman) seiring ia dia menyesuaikan ke belakang dan mengejutkan ketika memukul musuh-musuh yang ada pada daftarnya.

Pada rilis Oktober " Vol. 1," Bride, hamil pada hari perkawinannya , dijebak oleh para rekan kerjanya di Deadly Viper Assassination Squad yang mematikan, para pembunuh yang direkrut bekerja untuk Bill yang misterius. (Berpikirlah tentang Charlie-nya Angel sebagai orang jahat). Bangun dari komanya selama empat tahun, mengira kehilangan anak yang belum sempat dilahirkan, Bride menyusun daftar teratas orang-orang yang akan menerima pembalasan dendam.
Mengupas film ke dialog terbuka dan mengirim hormon adrenalin tingkat tinggi, Tarantino membuat " Vol. 1" suatu "banjir darah yang mengesankan sebagai penghormatan untuk grindhouse film martial arts era ' 70'an.

Untuk kesimpulan, ia mengubah temponya. " Vol. 2" adalah persembahan kepada film koboi/ buku koboi spageti Sergio Leone ("THE GOOD, THE BAD AND The UGLY'), lengkap dengan snippets score dari komposer Leone yang digubah Ennio Morricone. Tarantino mengisi layar dengan padang pasir terbuka yang luas, satu rangkaian 2 orang yang lagi pamer kekuatan dan ditengah-tengah beradu fisik, tiba-tiba terputus karena gigitan ular.

Saat kita terakhir melihat Bride (yang nama aslinya tidak bisa kita pelajari di Vol 2), dia sedang mencincang lusinan penjahat yang kejam di House of Blue Leaves, kemudian berduel dengan daftar nomor 2 yang harus dibunuhnya, O-Ren Ishii (Lucy Liu).

Tarantino mengerem dan menyelesaikan ceritanya lebih tidak tergesa gesa, mengombang-ambingkan dalam tambalan dialog yang merupakan ciri idiosyncratic Tarantino, berkisar antara topik seperti efek yang mematikan dari jenis ular kobra yang mematikan hingga ke manusia super seperti Spider-Man dan Superman.

Sedikit kelebihan dari film sebelumnya, Bill akhirnya mengeraskan tempo, bermain sebagai prajurit tua yang diperankan David Carradine. Mungkin saja susah untuk berbicara dengan pengikut yang membunuh pengantin laki-laki dan resepsi perkawinan dan meletakkan peluru di dalam kepalanya. Tetapi " Vol. 2" mengisi kita sedikit banyak pada Bill dan sejarah Bride dan sekalipun berbelit, masuk akal alasan apa yang menjadi dasar apa yang telah ia lakukan. Segalanya adalah tentang cinta, bayi.

Seperti film yang pertama, " Vol. 2" adalah dibagi menjadi bab dengan 8 gravitas. ("THE LONELY GRAVE OF PAULA SCHULTZ" sebagai contoh). Film ini membawa kita lebih jauh tidak hanya ke jalan pembalas dendaman Bride tetapi juga kembali ke masa lampaunya yang dikatakannya kepada muridnya yang paling jago berkelahi Pai Mei. " Ia benci ras Kaukasia, meremehkan orang Amerika dan tak lain hanya menghina wanita-wanita," kata Bill memperingatkannya. Gordon Liu, dalam dandanan tradisonal, memukul jenggot yang tertutup salju dengan kecepatan sama ketika Dr Evil membantai Mr. Bigglesworth.

Film ini juga menyulap banyak suasana hati secara mengalir. Seperti gejolak dalam hati Pai Mei dan urutan parodi yang mengejek film era 1970-an, yang selalu mengalir ke momen melankolis seperti ketika Budd (Michael Madsen), salah satu dari yang tinggal tiga orang dalam daftar kematiannya, merenungkan, "Perempuan itu layak membalaskan dendam nya, dan kita layak untuk mati."

Tarantino mengambil suatu peristiwa tentang penguburan prematur dengan suatu lelucon sedikit brilian-- penglihatan dari suatu perempuan, yang kepalanya ditutupi kotoran, saat datang ke orang yang sedang makan malam sendirian dan meminta segelas air. Dan tidak ada yang sama lucunya seperti Bill akhirnya seperti menjelaskan permintaan maafnya saat darah mengalir di hari perkawinannya,"Saya..uh, bertindak berlebihan."

Saat Tarantino telah memperlembut adegan perkelahiannya, sebenarnya itu adalah jalan agar film tetap punya kejutan. Ada suatu kebrutalan, pertengkaran ala kucing diatas tariler, tapi bukan hanya itu, tapi juga perang pedang antara 2 orang yang tidak pernah meninggalkan kursinya. Lebih pirip suatu koreografi daripada pertempuran.

Seperti semua pekerjaannya, salah satu pokok yang utama buat Tarantino adalah gambaran hidup lain. "KILL BILL" dapat dinikmati baik oleh mereka yang dapat menyoroti pesan visualnya ( penyerobotan?) tanpa menjadi kacau olehnya. Ia menciptakan suatu gaya ikonic yang membantu Anda melewatkan kehilangan logika.

Sebagai contoh, Bill menembakkan pistolnya berulang-kali di dalam suatu tempat peristirahatan pantai, dan Bride menembakkan senapan di hotel mewah Los Angeles sekalipun begitu tak seorangpun yang datang menyelidiki ledakan itu. Dalam dunia "KILL BILL ," pembunuh-pembunuh ini adalah koboi masa kini, kekuatan lingkungan mereka seperti padang rumput luas yang terbuka dan kesepian, dan " rakyat normal" tidak ada di sini.

Seperti biasanya, Tarantino juga mendapatkan pekerjaan terbaik dari para aktornya. Seperti Thurman dan Carradine, dan juga Darryl Hannah sebagai si mata satu Elle Driver. Beberapa penonton lebih menyukai "Vol. 2" daripada yang bagian pertama. Ada yang sebaliknya. Tapi sebetulnya…bersiaplah menarik nafas dan juga mencoba sesuatu yang tidak kita harapkan dari Tarantino: Menyisakan sedikit hati kita. (kapanlagi.com)

Download Film : IDWS-Flawl3ss
Download Subtitles Indonesia : DVDRip-Flawl3ss, DVDRip-Keltz

Friday, January 1, 2010

The Marine 2 [2009]

Ted DiBiase berperan sebagai Marinir bernama Joe Linwood. Setelah insiden sebelumnya pada sebuah baku tembak yang menewaskan seorang anak tak berdosa, Linwood melakukan perjalanan bersama isterinya ke sebuah pulau yang dikelola oleh bos isterinya.

Namun, dalam perjalanan ini ternyata Linwood harus menghadapi gerilyawan yang menyandera isteri dan para tamu dari tempat 'peristirahatan' itu. Pemimpin gerilyawan mulai membunuh para sandera, sehingga memaksa Joe untuk menggunakan keahliannya dalam melepaskan sandera dari kematian.

Download Film : IDWS-DVDRip-GFW
Download Subtitles Indonesia : DVDRip-GFW

Popular Posts